
IDNUSA - Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah menduga ada tangan-tangan intelijen kesbangpol DKI untuk merusak suara Anies-Sandi.
"Ini memalukan. Petahana diduga memanfaatkan intelijen Kesbangpol untuk memuluskan ambisi politiknya dengan merusak lumbung suara Anies-Sandi di Jalarta Selatan dan Jakarta Timur," kata Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah, Jakarta, Selasa (21/3/2017).
Karena itulah Amir meminta Plt Gubernur DKI, Soni Sumarsono untuk menertibkan Kesbangpol. Kesbangpol seharusnya melaksanakan fungsi intelijennya secara konsepsional dan sistematis sesuai UU Nomor 17/ 2012 tentang Intelijen Negara.
"Kalau kepala Kesbangpol dan staf melaksanakan fungsi intel berdasarkan orderan petahana, maka meeka telah mengingkari intelijen," ujar Amir.
Menurut Amir, apabila Kesbangpol tidak ditertibkan, maka bisa menimbulkan citra buruk lembaga intelijen.
Apalagi sesuai UU Intelijen Negara, kepala Kesbangpol otomatis menjabat sekretaris Komunitas Intelijen Daerah (Kominda).
"Kesbangpol harus netral, dan jangan berpihak," tegas Amir. (ts)